Hitung Uang Anda Sebelum Masuk CDM

      Hitung Uang Anda sebelum masuk CDM -CDM (Cash Deposit Machines) merupakan mesin setor tunai yang disediakan oleh bank untuk para nasabahnya. Tujuan dari adanya Mesin ini adalah agar para nasabah bisa menyetorkan uangnya tidak perlu lagi ke teller dan mengurangi antrian di teller.  Dengan ini keberadaan mesin ini sangat membantu.

     Telah banyak bank yang menyediakan mesin setor ini, seperti BCA, BRI, Mandiri dan BNI kesemua bank ini telah menyediakan mesin setor tunai (CDM) yang tersebar di kota-kota di Indonesia. Dengan ini nasabah akan lebih dimudahkan untuk setoran di manapun mereka berada.

     Namun perlu diketahui ternyata tak semua transaksi setoran berjalan mulus. Ada kalanya mesin setoran sedang gangguan atau rusak, membuat nasabah yang ingin setoran harus menungggu maintenece (perawatan) dari pihak teknisi mesin. Namanya juga mesin adakalanya lancar dan ada juga kalanya rusak. Memerlukan kesabaran bagi nasabah jika menemui kendala seperti ini.

    Beberapa contoh kegagalan atau pembatalan transaksi di mesin setor tunai akibat beberapa hal sebagai berikut.

1. Listrik Padam
     Sebagaimana peralatan lainnya. Mesin setor tunai / CDM juga memerlukan listrik untuk memproses uang nasabah. Jika listrik padam, dan batre UPS ikut habis, maka mesin setor CDM akan mati dan aktivitas pun terhenti.

2. Kerusakan bagian hardware mesin
    Kerusakan bagian hardware mesin bisa menyebabkan transaksi error. Perlu teknisi khusus untuk membongkar mesin CDM ini agar mesin dapat beroperasi kembali.

3. Kerusakan software
    Kerusakan software akibat dari beberapa hal misal terserang virus, yang menyebabkan aplikasi dan operating system mesin CDM menjadi error dan proses transaksi terhenti. Jika sampai seperti ini biasanya mesin akan restart otomatis atau perlu dimatikan dan dihidupkan secara manual oleh teknisi msin CDM.

     Dari beberpa jenis kerusakan di atas perlu Anda ketahui ada kalanya uang Anda sudah masuk, namun tiba-tiba mesin rusak, sedangkan saldo Anda belum bertambah. Jika Anda menemukan kendala seperti ini maka Anda berkewajiban menelpon call center bank agar melaporkan kasus tersebut kepada CS Call center.

     Roket-tronik.com melanjutkan Adapun pertanyaan-pertanyaan dari pihak CS sepeti biasa yakni nomor rekening, nama lengkap, tanggal lahir, dan nama ibu Kandung. Namun yang lebih spesifikasi lagi bahwa Anda harus tahu detil transaksi Anda yang gagal tersebut. Mulai dari jam transaksi, berapa jumlah uangnya, sampai dengan berapa pecahan uang yang Anda masukkan ke mesin saat terjadi error. Jika Anda tidak tahu jumlah  uang Anda atau pecahan uang Anda misal 50ribuan atau 100ribuan Anda tidak ingat, maka Klaim Anda ke bank akan menjadi sulit. Pihak bank tidak bisa melakukan form request manual ke pihak mesin untuk mengembalikan uang Anda nantinya.   Jadi untuk catatan pentingnya adalah bahwa Anda harus tahu jumlah uang dan pecahannya saat Anda ingin melakukan setor tunai di mesin CDM. 

     Gagal transaksi di mesin setor bukan hal yang jarang terjadi. Mengingat CDM adalah sebuah mesin yang ada kalanya rusak atau error. Oleh karena itu disarankan kepada nasabah agar kiranya berhati-hati dalam memasukkan uang ke mesin setor. Jangan sampai uangnya terlipat atau ternecis agar transaksi Anda lancar dan saldo Anda bertambah sebagaimana nilai setoran Anda.

     Demikian informasi tentang seputar setoran di Mesin CDM. Mudah-mudahan para pembaca dapat mengambil pelajaran dari tulisan ini. Roket-tronik.com see you later. Thanks

0 Response to "Hitung Uang Anda Sebelum Masuk CDM"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel